PNS Tukang Cabut, Apakah Pantas Dipekerjakan?

0 Comments


Telah jadi panorama biasa waktu awal bulan, pusat-pusat perbelanjaan dipadati beberapa konsumen. Tetapi, bagaimana jadi bila pusat belanja malah dipadati PNS yang asik belanja waktu awal bulan, tetapi dikerjakan waktu jam kerja?

Ini berlangsung di Pusat Perbelanjaan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Beberapa orang dengan Baju Dinas Harian (PDH) warna coklat kelihatan berkeliaran di pusat belanja Jalan Pelopor Kemerdekaan, Kabupaten Ciamis saat jam kerja, Selasa (3/12/2019).

Mereka terlihat asik belanja keperluan awal bulan, walau sebenarnya jam masih tunjukkan jam 11.00 WIB. Pekerjaan belanja ini tentu saja memerlukan waktu lama, serta dari pengamatan HR Online, PNS yang belanja di Toserba ini dapat sampai jam 14.00 WIB.

Satu diantara Pegawai Toserba yang malas disebutkan namanya, mengkonfirmasi ini. Ia menjelaskan, biasa lihat orang mengenakan seragam dinas PNS di Ciamis berbelanja waktu jam kerja. Serta diawalnya bulan banyaknya makin banyak dari hari-hari biasa.

“Biasanya tetap banyak pada awal bulan yang belanja kesini,” papar satu diantara pegawai Toserba.

Menyorot kejadian PNS di Ciamis berbelanja awal bulan waktu jam kerja, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Ciamis, Sopwan Ismail menjelaskan, semestinya satu orang PNS disiplin masuk kerja serta taati ketentuan sesuai PP 53 Tahun 2010 mengenai Disiplin PNS.

“Sudah jelas ada ketentuannya diharuskan untuk disiplin kerja, PNS harusnya ikuti ketentuan yang telah berlaku seharusnya,” tuturnya.

Lebih Sopwan, aplikasi disiplin PNS itu penting, ditambah lagi seringkali Bupati serta Wakil Bupati Ciamis berpesan jika PNS harus bersinergis, profesional, inovatif, serta sesuaikan dengan kondisi jaman.

“Sudah jelas sesuai visi misi Bupati pada tahun 2020 service di Ciamis akan lari, jika Sumber Daya perangkat di Ciamis tidak disiplin, bagaimana akan terwujud?” tuturnya.

Sopwan mengharap disiplin PNS dilihat dengan spesial, agar kapasitas pemerintah dalam layani publik di Ciamis lebih baik. Ini dipandang penting oleh Sopwan buat sampai visi ‘kemandirian ekonomi sejahtera untuk semua’.

Tidak Semua yang Menggunakan Seragam PDH Coklat ialah PNS

Selain itu, Kusdinar, Kepala Bagian Penilaian Kapasitas serta Pembinaan Disiplin Perangkat Tubuh Kepegawaian serta Penambahan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ciamis, memperjelas,

PNS yang keluyuran waktu jam kerja, harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku yakni PP Nomor 53 Tahun 2010 mengenai Disiplin PNS.

Heboh Tas Syahrini 1,9 M Netizen Bandingkan Harga Bakso dan Indomie

“Namun, kita tidak langsung memberi sangsi, harus disaksikan kartu identitasnya terlebih dulu serta tidak semua yang kenakan seragam PNS tidak langsung bisa disebutkan PNS,” tuturnya.

Lebih Kusdinar, satu orang PNS tidak dapat disaksikan dengan kasat mata dari seragam saja, karena Kepala Desa, Piranti Desa atau Guru Non PNS menggunakan pakaian PDH warna Coklat.

“PNS serta non PNS sama, jadi kita harus betul-betul cermat bilamana ingin menindaknya,” tuturnya.

Kusdinar menjelaskan, peraturan PNS Ciamis ditata oleh Ketentuan Bupati Ciamis nomor 23 tahun 2013 tentang jam kerja PNS, yaitu dari jam 07.30 WIB sampai jam 15.15 WIB.

“Jika memang benar ada yang bolos atau keluar kantor waktu jam kerja, kita (BKPSDM Ciamis) sifatnya cuma terima laporan serta mengkonfirmasi. Karenanya telah wewenang SKPD. Jika memang benar bolos tidak kerja akan kelihatan dari Finger Print, kita konfirmasi telah dibina ataukah tidak,” ujarnya.

Tags: , , , ,

One thought on “PNS Tukang Cabut, Apakah Pantas Dipekerjakan?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *