Pulau Dua Barat Dipasarkan di Situs Jual-Beli “Online”, Ini Kata Kementerian ATR/BPN

0 Comment


Satu pulau di Lokasi Kepulauan Seribu, Jakarta, Pulau Dua Barat, dipasarkan di lapak jual beli online 99.co. Pulau itu ditawarkan pada harga Rp 234.040.000.000 oleh pemasang iklan atas nama Ellya Puspawati Widjaja semenjak 28 Februari 2019. Berdasar info yang tercatat di iklan itu, pembayaran dapat diangsur dengan besaran angsuran Rp 2,03 miliar per bulan, serta harga masih dapat negosiasi.

“Dipasarkan: Kavling di Pulau Dua Barat, ruang Kepulauan Seribu, dipasarkan 1 pulau full, jual cepat, harga masih dapat nego, harga yang qqgruop tercantum ialah harga per mtr., (Ky-j/1494),” catat info dalam iklan. Tetapi, waktu dihubungi Kompas.com pada Selasa (19/3/2019), Ellya akui tidak pasarkan pulau itu. Sekarang iklan itu dipastikan tidak aktif.

Dengan administratif, Pulau Dua Barat masuk dalam daerah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Propinsi DKI Jakarta. Berdasar direktori pulau Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP), Pulau Dua Barat terdapat di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dengan letak geografis 050 24′ 50” LS serta 1060 28′ 20” BT, berdekatan dengan Pulau Dua Timur.

Keterangan Kementerian ATR/BPN

Peraturan tentang pemilikan pulau-pulau kecil ditata dalam Ketentuan Menteri Agraria Nomor 17 Tahun 2016. Kepala Humas Kementerian Perangkat Tata Ruangan (ATR)/Tubuh Pertanahan Negara (BPN), Harison Mocodompis menerangkan, jual beli pulau mustahil untuk dikerjakan. “Dalam praktiknya itu tidak dapat dikerjakan jual beli pulau,” kata Harison melalui sambungan telephone, Selasa siang (19/3/2019).

Hal tersebut karena ketentuan perundangan yang tidak sangat mungkin satu orang atau faksi mempunyai satu tempat pulau dengan utuh, harus beberapa faksi. Seperti disebut dalam Ketentuan Menteri Agraria Nomor 17 Tahun 2016, satu pulau kecil dengan luas optimal 2.000 km. persegi cuma dapat diberi Hak Atas Tanah sebesar 70 prosentasenya.

Baca juga : The Sims 4 Vs PC Saat ini Tengah Digratiskan!

Selanjutnya, 30 % yang lain harus disisakan untuk digunakan jadi lokasi lindung, ruang publik, atau kebutuhan warga. “Jika untuk 1 pulau, ketentuan tidak sangat mungkin untuk lakukan itu, sebab pemilikan seseorang untuk pulau itu kan tidak dapat, ditambah lagi lakukan penjualan satu pulau,” kata Harison. “Kemungkinan ada cottage atau apa ia memiliki, ya bisa. Kan di pulau itu ada banyak, nah ia ingin terlepas, ingin jual, atau ingin berubah,” sebut ia.

Menurut Harison, satu pulau mempunyai peruntukan yang berlainan serta harus dipenuhi. Contohnya, jadi ruang publik, rimba lindung, dan lain-lain. Menyikapi iklan penjualan Pulau Dua Barat itu, Harison menyebutkan harus ada sertifikat hak punya yang diperlihatkan dengan jelas. “Jika orang jualan tempat, ia kan harus mengatakan Sertifikat Hak Punya nomor berapakah, agar dapat di-track keabsahannya.

Atau sertifikat hak buat bangunan nomor berapakah, jadi orang belinya jelas dong,” kata Harison. Untuk pulau-pulau yang berada di lokasi Kepulauan Seribu, umumnya tempat dipunyai jadi Hak Buat Bangunan (HGB) atau Hak Buat Usaha (HGU). Terkecuali warga yang telah tinggal lama (warga hukum tradisi) di wilayah itu serta mempunyai Hak Atas Tanah di pulau itu.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *